Langsung ke konten utama

Postingan

Lesson Learned dari Program MBG

Sabtu, 8 Syawwal 1447 H / 28 Maret 2026 09.16 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Pada hari Jumat, 7 Syawwal 1447 H (27 Maret 2026), di sore hari menjelang waktu berakhirnya jam kerja. Kami melakukan obrolan ringan bersama Pak Guru, Dr. Sudrajat, seorang Widyaiswara Utama di kantor kami, Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri II (dulu bernama PPSDM Regional Bandung). Pak Guru menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG), di luar kontroversinya, pro atau kontra dan segala dinamika yang menyertainya, menunjukan bahwa negara kita sangat mampu untuk menjalankan sebuah program dengan baik serta konsisten ketika serius dan maksimal dalam menjalankannya. Sekali lagi, diskusi kami tidak sedang membahas baik atau buruknya program tersebut. Kami hanya sedang berdiskusi tentang kemampuan negara kita dalam mengeksekusi sebuah program.  Bahkan menurut hemat kami, dalam perspektif manajemen perubahan organisasi, program MBG membuktikan bahw...
Postingan terbaru

Catatan sebuah Kegelisahan

Rabu, 5 Syawwal 1447 H / 25 Maret 2026 07.47 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Ketika harga sebuah diri dinilai dari jumlah nominal uang yang tertuliskan. dan ketika penghormatan berbanding lurus dengan jumlah uang yang diberikan. Maka fitnah dunia telah menghujam tajam ke dalam hati, tak terelakan. Beberapa langkah lagi menuju rasa tamak materi dunia, tergelapkan. Ini bukan sebuah kabar gembira. Ini adalah sebuah bencana. Karena seharunya keluarga itu memberikan ketenangan. Bukan justru menghadirkan beban. Semoga Allah selamatkan. Selamatkan kita dari masuknya materi dunia ke dalam hati, menghilangkan rasa qana'ah yang menenangkan. *** Kekayaan Bukan Pertanda Kemuliaan, Kekurangan Bukan Pertanda Kehinaan Allâh  Azza wa Jalla tidak pernah menjadikan kekayaan dan kekurangan yang meliputi kondisi seseorang sebagai bentuk penilaian kemuliaan atau kerendahan derajatnya di sisi Allâh Azza wa Jalla . Namun, itu semua merupakan ujian dan cobaan yang Allâh Azza wa Jalla b...

Catatan sebuah Ketenangan

Selasa, 4 Syawwal 1447 H / 24 Maret 2026 08.32 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Pepatah Arab berbunyi, ﺍﻟﺼَّﺎﺣِﺐُ ﺳَﺎﺣِﺐٌ “Sahabat (Lingkungan pergaulan) itu bisa menarik (mempengaruhi)” *** Rasulullah shallallahu ‘alaihi  wa sallam bersabda, الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ 3545). https://rumaysho.com/1287-pengaruh-teman-bergaul-yang-baik.html *** Walhamdulillah , sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan 1447 H ini, bisa kembali kami lewati dengan melaksanakan ibadah itikaf di Masjid Umar bin Khattab, Selacau - Bandung Barat. Ini kali kedua kami melaksanakan itikaf di Masjid Umar bin Khattab. Kami memilih Masjid Umar bin Khattab karena beberapa alasan, ya...

Episode Keempat Belas: Melihat Kenakalan Remaja

Jumat, 16 Ramadhan 1447 H / 6 Maret 2026 14.17 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEEMPAT BELAS https://youtu.be/TaXcay0u5PA?si=hOl72i399iIfRZze Episode ini kami banyak berbicara tentang kenakalan remaja. Remaja dan kenakalan ibarat sebuah keniscayaan. Tidak untuk menjadi sebuah pembenaran tapi memang di usia remaja, mayoritasnya sedang ingin banyak mencoba banyak hal. Ingin mendapat sorotan. Tapi sayangnya, semua itu tidak sepenuhnya di arahkan kepada hal-hal yang baik, bahkan mayoritasnya justru tercurahkan pada hal-hal negatif. Beberapa orang bilang, usia remaja adalah masanya untuk coba-coba. Wallahu'allam , kalimat itu, menurut apa yang kami yakini saat ini, merupakan kalimat yang harus di kritisi. Kenapa? karena dalam perspektif Islam, usia remaja adalah usia yang sudah masuk ke dalam fase baligh , artinya seseorang remaja sudah terkena beban syariat, sudah dicatat seluruh amalnya.  Maka itu bukan lagi saatnya coba-coba, tapi justru menjadi fase krusi...

PPPK (di SPPG) dan Persoalan Status Kerja Negara (Sebuah Tulisan Tanggapan)

Jumat, 9 Ramadhan 1447 H / 27 Februari 2026 08.57 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Pada kolom Opini harian Kompas (27/02/2026), terdapat sebuah artikel dengan judul PPPK dan Persoalan Status Kerja Negara , yang ditulis oleh Thogu Ahmad Siregar (Staf Legal, Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta). Sependek apa yang bisa kami pahami, secara umum tulisan tersebut memberikan kritikan terhadap status PPPK bagi orang yang bekerja di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Menurut penulis, " PPPK adalah bagian dari ASN, status hukum publik yang secara normatif hanya dapat dilekatkan pada jabatan dalam instansi pemerintah. Namun, dalam praktik ini, status publik justru ditempelkan pada relasi kerja privat yang tidak pernah diubah strukturnya. " Penulis yang merujuk pada Pasal 19 Perpres No 115/2025, menyebutkan bahwa, " SPPG yang menjalankan program MBG pada dasarnya bukanlah lembaga negara. Ia merupakan unit pelaksana program yang dikelola oleh atau beke...