Sebuah judul yang dulu sering menemani
di saat diri masih terasa bebas berapi-api
penuh emosi
terwakili oleh sebuah teriakan yang kala itu masih dinikmati
waktu berjalan dan semua berganti
tak disangka kalimat itu kini datang menghampiri
datang memberi label akan karir kami di dunia birokrasi
merangkum dengan sangat jelas
vulgar dan bahkan terdengar kasar
tapi faktanya memang tak memberikan arti
hanya membebani, tak ada yang ditinggalkan secara pasti sebagai sebuah legacy.
qadarallah..
Semoga di tempat yang baru nanti, setidak-tidaknya kami tak ingin jadi beban.
ingin banyak memberikan kontribusi signifikan.
menebar manfaat walau bukan dalam ranah formal kedinasan.
Tak ingin lagi terjebak dalam mimpi yang terlalu besar
sehingga terlalu banyak ekspektasi yang membuncah menjadi beban dalam pikiran.
hanya berjalan dan fokus memberikan yang terbaik sesuai dengan peran.
semoga Allah mudahkan.
Komentar
Posting Komentar