Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sebuah Siniar

Episode Keempat Belas: Melihat Kenakalan Remaja

Jumat, 16 Ramadhan 1447 H / 6 Maret 2026 14.17 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEEMPAT BELAS https://youtu.be/TaXcay0u5PA?si=hOl72i399iIfRZze Episode ini kami banyak berbicara tentang kenakalan remaja. Remaja dan kenakalan ibarat sebuah keniscayaan. Tidak untuk menjadi sebuah pembenaran tapi memang di usia remaja, mayoritasnya sedang ingin banyak mencoba banyak hal. Ingin mendapat sorotan. Tapi sayangnya, semua itu tidak sepenuhnya di arahkan kepada hal-hal yang baik, bahkan mayoritasnya justru tercurahkan pada hal-hal negatif. Beberapa orang bilang, usia remaja adalah masanya untuk coba-coba. Wallahu'allam , kalimat itu, menurut apa yang kami yakini saat ini, merupakan kalimat yang harus di kritisi. Kenapa? karena dalam perspektif Islam, usia remaja adalah usia yang sudah masuk ke dalam fase baligh , artinya seseorang remaja sudah terkena beban syariat, sudah dicatat seluruh amalnya.  Maka itu bukan lagi saatnya coba-coba, tapi justru menjadi fase krusi...

Episode Ketiga Belas: Dianggap "Wah" di Mata Masyarakat

Rabu, 7 Ramadhan 1447 H / 25 Februari 2026 09.07 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KETIGA BELAS https://youtu.be/-brKBjmicVs?si=xnkccgmh1qk1s6j2 Di obrolan pada episode ini, kami berdiskusi tentang "beratnya beban" yang kami rasakan setelah memutuskan untuk berusaha maksimal menjalani hidup sedekat mungkin dengan aturan Allah dan Rasul-Nya dengan pemahaman salafush shalih . Konsekuensi logis pertama yang mudah terlihat dan kemudian dinilai secara luas oleh orang lain adalah dari penampilan yang sekarang kami tunjukan. Saya yang berjenggot dan bercelana cingkrang dan istri yang menggunakan cadar, menjadi sebuah pembenaran bagi orang lain untuk memberikan label "suci" kepada kami. Faktanya adalah kami bukan ahli ilmu bukan juga orang yang terbebas dari dosa. Tapi sayangnya, persyaratan minimal dalam beragama dalam sudut pandang syariat, menjadi standar yang "wah" bagi masyarakat dewasa ini. Kami coba nikmati itu dan menjadikannya se...

Episode Kedua Belas: Tindak Tanduk Penguasa

Rabu, 30 Syaban 1447 H / 18 Februari 2026 10.54 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEDUA BELAS https://youtu.be/rbWN2fkZwPE?si=pQZMsZZPxEbBfSvH Dewasa ini, dengan pesatnya perkembangan teknologi dan semakin beragamnya media, terutama media sosial, membuat segala jenis informasi mudah untuk tersebar. Di satu sisi, hal itu memudahkan semua orang untuk bisa mengakses ilmu dan pengetahuan tapi di sisi lain, informasi yang beredar menjadi terlalu banyak dan terlalu "liar". Tidak ada filter, semua saling beradu, tak peduli benar atau salah, semua ada dan tumpah ruah di dalamnya. Sehingga bukannya menambah wawasan dan kebijaksanaan, informasi justru menjadi bumerang dan membuat banyak pertikaian. Pun dengan diskursus tentang kepemimpinan. Tema yang sebenarnya besar dan agung ini, kemudian menjadi sebuah hal yang terlihat "ringan". Di tulisan yang lain, yaitu https://noorzandhislife.blogspot.com/2026/02/tindak-tanduk-penguasa.html , kami sudah sedik...

Game Anak: Antara Hiburan dan Dopamin

Sabtu, 26 Syaban 1447 H / 14 Februari 2026 15.00 WIB Bismillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KESEBELAS https://youtu.be/C1NuDqb6EMc?si=U5JA4YlQjAR3DL9n Di dalam obrolan selama kurang lebih 46 (empat puluh enam) menit ini, salah satu pembahasan yang kami obrolkan panjang lebar adalah berkenaan dengan games anak. Tidak, yang kami obrolkan bukan tentang games dalam arti permainan dalam dunia nyata, tapi permainan dalam kata "games" yang kami maksudkan adalah segala jenis permainan virtual, baik yang ada di hape, tablet ataupun konsol. Bagi kami yang bukan terdidik secara "agamis" sejak kecil, games menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Kami punya cerita masing-masing tentang games. Dan bukan pada tempatnya, kami untuk bernostalgia dengan itu semua. Kini kami yang sudah menjadi orang tua, telah sepakat untuk mendidik dengan metode islami secara utuh, tentu harus mempunyai standar dan batasan yang jelas berkenaan dengan games bagi anak. Dan disini kami me...

Episode Kesepuluh: Seni Kritik

Kamis, 17 Syaban 1447 H / 5 Februari 2026 08.58 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KESEPULUH https://youtu.be/x069ie9tMqc?si=U67uyeUIgrGsYLtn Pada episode ini, kami berbicara tentang kritik, dalam istilah dakwah sering dikenal dengan sebutan tahdzir . Ya, akhir-akhir ini, dunia dakwah dihiasi dengan maraknya tahdzir di kalangan ustaz. Setidaknya, itu yang dirasakan oleh istri kami di media sosial yang dia miliki. Walhamdulillah , kami yang sudah sejak lama tidak mempunyai akun Instagram, twitter (X), facebook, tiktok, dan yang semisal dengan itu, sehingga banyak informasi "dunia luar" kami dapatkan dari cerita istri. Pun dengan kritik atau tahdzir ini, berdasarkan informasi yang muncul di beranda media sosial istri kami, ada salah seorang Ustaz yang akhir-akhir ini sedang ramai diberikan kritik. Dan sebagaimana umumnya respon dalam berbagai fenomena, termasuk dalam hal kritik atau tahdzir ini, masyarakat awam kemudian terbagi menjadi tiga golongan....

Episode Kesembilan: Berbicara tentang Perasaan, Logika, Syariat hingga Kasus NPD Taubat

Rabu, 9 Syaban 1447 H / 28 Januari 2026 08.38 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KESEMBILAN https://youtu.be/A3gQcAAckQw Perasaan tidak boleh mengalahkan logika dan logika tidak boleh mengalahkan syariat. Sebuah kalimat yang coba kami implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena bagi kami, perasaan dan logika harus dibingkai dalam ikatan syariat.  Dalam kondisi normal maka respon awal kita terhadap suatu kejadian selalu menghadirkan perasaan terlebih dahulu. Idealnya perasaan tersebut kemudian duduk manis berdiskusi dengan logika. Sehingga "keinginan" bisa berubah menjadi "kebutuhan".  Ya, bila boleh kami analogikan, perasaan itu akan menghasilkan "keinginan". Maka tanpa hadirnya logika, keinginan tersebut tak bisa untuk kemudian mengerucut menjadi "kebutuhan". Logika dalam hal ini berfungsi sebagai filter, dia memilah dan memilih dengan berbagai pertimbangan logis, sehingga muncul "kebutuhan". Dan sesaat...

Episode Kedelapan: Tidak Menjadi Hakim bagi Kehidupan Orang Lain

Rabu, 2 Syaban 1447 H / 21 Januari 2026 12.45 WIB Bissmillah wa sallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEDELAPAN https://youtu.be/IkiCluxMtFc?si=FL5W2c4N0konx3pv Dewasa ini, semua dari kita merasa layak untuk berbicara. Memberikan penilaian terhadap segala fenomena. Bila itu tersimpan rapi sendiri, tidak kemudian dibagi sehingga ramai terkonsumsi, ya silahkan saja karena tak akan menjadi kontroversi. Tapi bagi kami, prinsipnya sama saja, jangan pernah menjadi hakim bagi orang lain. Cukuplah kita beri udzur dan mengambil pelajaran darinya tanpa harus ditambah bumbu apapun didalamnya. Cukup kita sikapi potongan cerita yang datang menghampiri, sesuai dengan kadarnya. Bila itu keliru, menyalahi kaidah syariat dan normatif aturan yang ada, kita ingkari dan nasihati sesuai kemampuan dengan adab yang mulia.  Tak perlu kemudian terlalu tajam mengomentari hingga tak ada faidah yang mampu kita ambil. Untuk apa? EPISODE KEDELAPAN https://youtu.be/IkiCluxMtFc?si=FL5W2c4N0konx3pv Wallahu'all...

Episode Ketujuh: Parent-Think I

Rabu, 25 Rajab 1447 H / 14 Januari 2025 14.20 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KETUJUH https://youtu.be/nNppu1umDpY?si=GpYXWa7-AyN4wwIU Salah satu nasihat yang kami ingat dari para asatiz yaitu punya anak banyak itu Sunnah dan mendidiknya adalah Wajib. Tapi sayangnya, tidak ada pendidikan khusus untuk menjadi seorang Ayah dan Ibu. Dengan begitu rumit permasalahannya, menjadi sosok ayah dan ibu, mayoritas dari kita hanya berbekal nekat. Allahul musta'an . Bagi kami, memiliki anak adalah bagian dari rezeki. Dan sebagaimana rezeki berupa materi, maka sudah menjadi sunnatullah , ada yang diberi rezeki melimpah dan ada juga yang serba kekurangan. Maka dengan logika dan pendekatan yang sama, begitu juga dengan memiliki anak. Tidak serta setiap pasangan yang menikah harus mempunyai anak, sebagaimana tidak akan otomatis orang yang bekerja akan kaya raya. Intinya, anak itu anugerah dan amanah. Di dunia kerja, semakin tinggi jabatan dan karir yang kita capai maka a...

Episode Keenam: Kaum Mendang Mending bicara Fashion Branded

Rabu, 18 Rajab 1447 H / 7 Januari 2026 14.33 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEENAM https://youtu.be/KtuQCbGH5d8?si=CWuWpZ0Gxk4SfBTm    Kaum mendang-mending adalah golongan orang-orang yang senang membandingkan sesuatu dengan hal lain yang lebih rasional. Istilah ini populer di media sosial, yang intinya merujuk pada perilaku orang yang selalu membandingkan segala sesuatunya dengan harapan mendapatkan yang terbaik diantara yang baik.    Adapun kami, memaknai kaum mendang-mending sebagai sebuah bentuk representasi dari keadaan atau kondisi keuangan yang "pas" , walhamdulillah ada "sedikit lebih" sehingga bisa meluangkan memenuhi "keinginan" setelah semua "kebutuhan" terpenuhi. Tapi, karena "lebihnya" itu hanya sedikit, sehingga akhirnya butuh banyak pertimbangan ketika akan menggunakannya. Berdasarkan situasi itu, maka muncul tahapan "membandingkan" .   Dewasa ini, menjadi kaum mendang-mending ad...

Episode Kelima: Bermain Peran

Selasa, 11 Rajab 1447 H / 30 Desember 2025 18.50 WIB   Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah   EPISODE KELIMA https://youtu.be/9Qj26iX4JDQ   Belum ada tema/konsep utama yang digunakan dalam obrolan rutin yang kami kemas dalam bentuk siniar ini. Tema bebas selayaknya obrolan biasa coba kami gunakan tapi rasa-rasanya hal itu tidak terlalu efektif untuk memantik obrolan.   Hingga akhirnya di episode ini, kami coba untuk meniru konsep yang dihadirkan dalam Podcast Seminggu yang disampaikan oleh Awwe dan Pican. Intinya dalam Podcast Seminggu , Awwe dan Ican akan membuka obrolan di dalam siniarnya dengan menanyakan hal-hal yang telah terjadi seminggu kebelakang. Dari sana, kemudian obrolan akan berlanjut dengan mengalir begitu saja.   Insyaallah tema seperti itu, membuka obrolan dengan flasback terhadap hal-hal yang terjadi di seminggu kebelakang, akan rutin kami gunakan untuk memantik obrolan setiap pekannya.   Di episode i...

Episode Keempat: Ngobrol Soal Public Speaking dan Komunikasi

Rabu, 24 Desember 2025 18.51 WIB Bismillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEEMPAT: Ngobrol Soal Public Spekaing dan Komunikasi https://youtu.be/cKu2sx5DtMs Public speaking adalah sebuah seni, kecakapan dan etiket berkomunikasi. Bentuk dari sebuah public speaking bisa berupa pidato, presentasi, pembawa acara, pelatihan atau vlog.  Tujuan dari public speaking adalah untuk menyampaikan ide, mengajarkan sesuatu, melaporkan suatu kegiatan dan membujuk orang lain untuk melakukan suatu hal. ( https://www.uny.ac.id/id/berita/public-speaking-diperlukan-dalam-komunikasi#:~:text=Public%20speaking%20adalah%20seni%2C%20kecakapan,dan%20membujuk%20melakukan%20suatu%20hal. ) Secara makna kata, public speaking berarti berbicara di depan umum atau wicara publik. Sederhananya, kapan pun kita berbicara di hadapan lebih dari satu orang, baik itu informal maupun formal, maka kita sedang melaksanakan public speaking . Dan public speaking menjadi tema obrolan kami di pekan ini. Saya pri...

Episode Ketiga: Flashback Awal Pertemuan

Ahad, 14 Desember 2025 06.02 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KETIGA https://youtu.be/FJU4arl3a7U Salah satu faedah yang disampaikan oleh Ustaz Firanda dalam kajian tafsir surat As-Saffat adalah diperbolehkan untuk bernostalgia atau membicarakan tentang masa lalu (hal-hal yang mubah) dengan tujuan yang baik. Bukan dalam rangka berbangga-bangga terhadap dosa atau niat buruk lain yang semisal dengan itu. Oleh karena itu, dalam rangka menumbuhkan rasa cinta diantara kami, maka obrolan pekan ini bertemakan tentang kisah awal pertemuan kami. Kisah awal pertemuan kami pernah juga saya ungkapkan ke dalam beberapa tulisan, yaitu INFERIOR , Memaknai Peristiwa (bagian 1)  dan Memaknai Peristiwa (Bagian 2) . Tapi di awal pembicaraan, kami mulai dengan terlebih dahulu mendeskripsikan diri kami masing-masing sesuai dengan apa yang kami rasakan ( self-assesment) . Berpanjang lebar kami berdiskusi tentang hal itu, sebagai upaya kami untuk bisa semakin mengenal diri kam...

Episode Kedua: Berbicara tentang Kepribadian

Selasa, 9 Desember 2025 06.30 WIB Bissmillah wa shallatu salam ala rasulillah Konsekuensi kita hidup bermasyarakat adalah kita harus bisa bersabar menghadapi berbagai macam kepribadian orang lain. Sebagaimana kita tidak mungkin bisa merasa cocok dengan semua orang, maka itu juga yang dirasakan oleh orang lain terhadap kita.  Beragam karakter yang kita temui, maka itu adalah hikmah sekaligus ujian yang harus kita lewati. Hikmah ketika kita bisa bertemu dengan orang yang sesuai dengan yang kita harapkan serta menjadi sebuah ujian ketika kita harus bersama dengan mereka yang tidak kita sukai wataknya. Pertama dan yang utama, kita harus bisa menentukan batas yang jelas antara urusan personal dan urusan profesional ( https://noorzandhislife.blogspot.com/2024/09/antara-personal-dan-profesional-jangan.html ). Ini menjadi sesuatu yang penting untuk kita tetapkan sebagai tolak ukur perilaku kita terhadap orang lain.  Karena prinsipnya adalah kita hanya bisa mengontrol apa yang menjadi ...

BAHTERA CERITA: Saat Kata Menemukan Tempat

Rabu, 3 Desember 2025 07.45 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah BAHTERA CERITA: Saat Kata Menemukan Tempat adalah sebuah siniar sederhana. Siniar bermakna siaran yang dibuat dalam format digital yang diunduh melalui internet. Sehingga ini hanyalah sebuah obrolan dari sepasang suami (Adima Insan Akbar Noors)-istri (Hanifah Alshofa Nurul Aini), yang menikah pada tanggal 29 Juni 2017 dan saat ini telah mempunyai 4 anak, walhamdulillah. Selama kurang lebih 8 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, ada beberapa peristiwa yang datang silih menyapa. Ada suka duka di dalamnya, sebagaimana rumah tangga lainnya.  Dalam perjalanan ini, kami terus mencoba saling memperbaiki diri, dengan harapan bahtera ini tidak akan pernah berhenti. Tentu, di setiap kisah dan perjalanan selalu akan ada akhir yang menanti, tapi harapan kami, dalam bahtera ini, akhir itu adalah surga-Nya yang abadi. Maka hadirlah obrolan ini yang kami coba kemas dalam bungkus siniar. Obrolan rutin yang diharapkan...