Langsung ke konten utama

Episode Ketiga: Flashback Awal Pertemuan

Ahad, 14 Desember 2025

06.02 WIB


Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah


EPISODE KETIGA

https://youtu.be/FJU4arl3a7U


Salah satu faedah yang disampaikan oleh Ustaz Firanda dalam kajian tafsir surat As-Saffat adalah diperbolehkan untuk bernostalgia atau membicarakan tentang masa lalu (hal-hal yang mubah) dengan tujuan yang baik. Bukan dalam rangka berbangga-bangga terhadap dosa atau niat buruk lain yang semisal dengan itu.

Oleh karena itu, dalam rangka menumbuhkan rasa cinta diantara kami, maka obrolan pekan ini bertemakan tentang kisah awal pertemuan kami.


Kisah awal pertemuan kami pernah juga saya ungkapkan ke dalam beberapa tulisan, yaitu INFERIOR, Memaknai Peristiwa (bagian 1)  dan Memaknai Peristiwa (Bagian 2).


Tapi di awal pembicaraan, kami mulai dengan terlebih dahulu mendeskripsikan diri kami masing-masing sesuai dengan apa yang kami rasakan (self-assesment). Berpanjang lebar kami berdiskusi tentang hal itu, sebagai upaya kami untuk bisa semakin mengenal diri kami pribadi. 

Saya pribadi merasa sebagai orang yang "biasa". Kata yang konsisten saya pikirkan di tengah banyaknya perkataan orang lain yang mencoba memberikan label "luar biasa". Dan beberapa hal lainnya yang coba kami diskusikan.


Semoga bermakna dan selamat mendengarkan!

https://youtu.be/FJU4arl3a7U


Wallahu'allam.

Selesai ditulis pada hari Ahad, 14 Desember 2025 pukul 08.24 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

D-IV atau S1 ?

Suatu malam pada hari Sabtu , tanggal 14, bulan Januari , tahun 2012, berlatar tempatkan teras masjid Al-Ilmi IPDN Kampus Kalimantan Barat, terjadi satu percakapan ringan sangat sederhana tapi kemudian mampu untuk membuat otak ini menjadi rumit karena terus memikirkan substansi dari apa yang diperbincangkan itu, terlalu rumit sehingga saya pikir perlu untuk dituangkan dalam sebuah narasi penuh kata, tidak berpetuah dan tidak juga indah. Tapi cukup-lah untuk sekedar berbagi ide dan informasi yang pastinya tidak sesat. Dan ini-lah percakapan singkat itu : HP ( inisial teman saya ) : “Dim, kamu lebih milih mana, S.IP atau S.STP ?” Saya : “mmm….pengennya sih S.IP” HP : “Kenapa, Dim? Kata orang kan kalo S.STP tuh lebih baik buat karir dan kata orang juga S.IP tuh lebih condong buat jadi dosen.” Saya : “Wah gak tau sih kalo masalah yang kayak gitunya, tapi saya ingin S.IP karena yang saya tau S.IP itu lebih mudah untuk nantinya kita mau nerusin ke S2, nah kalo S.STP itu gak semua unive...

Sekilas tentang PP 11/2017

Rabu, 22 Rajab 1438 H / 19 April 2017 19.00 WIB Pasal 134 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) menyebutkan bahwa Peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang ini (UU ASN) harus ditetapkan paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak Undang-Undang ini diundangkan. Berdasarkan ketentuan diatas, peraturan pemerintah sebagai bentuk dari peraturan pelaksana berkenaan dengan UU ASN harus ada selambat-lambatnya tanggal 15 bulan Januari tahun 2016. Karena UU ASN disahkan serta diundangkan pada tanggal 15 Januari 2014. Akan tetapi kenyataan yang ada adalah peraturan pelaksana itu baru muncul ke permukaan di tahun 2017, tepatnya pada tanggal 7 bulan April tahun 2017. Kurang lebih 1 (satu) tahun 3 (tiga) bulan lebih lama dari waktu yang telah ditetapkan. Ya, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PP 11/2017) telah resmi disahkan pada tanggal 30 Maret 2017 dan kemudian diundangkan pada tanggal 7 April 2017. Dengan...

Iri bercita rasa positif

Pada hari Jumat, tanggal 11, bulan Januari, tahun 2013, pada khutbah Jumat hari itu, disampaikan beberapa wasiat, disampaikan sebuah pesan yang menurut saya sungguh sangat bermakna, sungguh sangat berguna bagi kehidupan Muslim pada khususnya dan Manusia lain pada umumnya dan bukankah setiap pesan agama itu akan selalu bermakna?   Sidang Jumat pada hari itu bertemakan Tujuh Wasiat Rasulullah. Bahwasanya dalam hadits Qudsi dikemukakan tujuh sikap hidup yang hendaknya tercermin dalam perilaku seorang Muslim, baik sebagai individu ataupun sebagai anggota masyarakat.  Ketujuh sikap itu adalah :  1. Mencintai fakir miskin dan selalu mendekati mereka;  2. selalu melihat kepada orang-orang yang ada di bawah, dan tidak selalu melihat yang ada di atas;  3. menyambung kekeluargaan, sekalipun tidak menyukainya;  4. tidak bertanya hal-hal yang tidak layak ditanyakan tentang seseorang;  5. menyampaikan yang haq walaupun terasa pahit;  6....