Selasa, 26 Rabiul Awal 1448 H / 8 September 2026
11.17 WIB
Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah
Ketika di tahun 2023 saya menulis Mulai Dari Nol, saya belum mempunyai niat untuk selanjutnya akan mengajukan pindah unit kerja atau bahkan pindah instansi.
Bahkan setelah berproses kurang lebih tiga tahun bekerja di unit kerja saat ini, walhamdulillah Allah mudahkan saya untuk bisa memiliki banyak waktu dengan keluarga sebagaimana yang saya harapkan.
Walaupun pada prosesnya banyak “hal” yang terjadi, tapi itu-lah konsekuensi dari kehidupan, yang paling penting adalah saya masih bisa untuk terus berjalan dan melakukan perbaikan, baik dari perspektif personal maupun profesional, walhamdulillah semua bisa berjalan dalam kendali yang relatif normal.
Tapi kemudian ada hal lain yang terjadi, puncaknya sebagaimana yang saya coba tuliskan di Pesimis Bertamengkan Introspeksi Diri. Dengan segala hormat, tentu saya tidak bisa menuliskan rinci apa yang terjadi, detail per detail dari rangkaian peristiwa yang akhirnya menguatkan tekad untuk mencoba memilih tempat kerja yang lain.
Tapi bila boleh saya rangkum, maka perubahan besar itu bermuara pada keinginan saya untuk bisa memberikan rezeki yang cukup bagi keluarga ketika saat ini Allah beri kepercayaan kepada saya untuk membesarkan empat orang anak. Rezeki dalam konteks penghasilan dari sumber yang sesuai dengan pemahaman agama yang saat ini saya miliki.
Qadarallah, di saat itu kesempatan untuk pindah instansi muncul ke permukaan sehingga semuanya hadir di depan mata sebagai sebuah pilihan yang tidak ada salahnya untuk saya coba.
Maka apakah memang baru saat ini keinginan pindah instansi itu muncul?
Jawabannya tentu tidak, bahkan bila ditarik jauh kebelakang, sebagaimana secara tersirat saya tuliskan pada Counting Down The Days To Go, keinginan pindah instansi pernah muncul di kisaran tahun 2020-an Ketika saya selesai melaksanakan tugas belajar. Tapi karena beberapa hal, akhirnya harapan itu harus saya kubur dan memilih menapaki jalan lain.
Dan, walhamdulillah di tahun 2026 ini kenginan dan kesempatan itu bisa bertemu, sehingga dengan penuh kesadaran atas segala konsekuensi yang ada di depannya, saya memutuskan untuk berpindah instansi.
Apakah ini artinya saya akan lepas dari masalah?
Tentu jawabannya tidak, selama saya masih hidup, maka saya selalu yakin masalah akan selalu datang silih berganti, maka keputusan ini bukan dalam rangka lari dari masalah, tapi justru ingin mendapatkan “masalah” yang baru.
Pada akhirnya, ini semua menjadi bukti bahwa hidup itu sangat dinamis, bisa berubah seiring berjalannya waktu, tapi saya selalu yakin sebagaimana yang telah saya tuliskan di tahun 2010 pada tulisan Wisdom, Justice and Love, bahwa Semua bisa berubah sejalan dengan kejadian yang kita alami, entah musibah ataupun anugerah. Persepsi kita, cara pandang kita, opini kita, pengalaman kita, semuanya bisa berubah. Tapi, satu hal yang jangan berubah adalah: Aqidah kita, kepercayaan kita terhadap Allah, terhadap semua kekuasaan-Nya dan pilihan-Nya.
Wallahu’allam.
Selesai ditulis pada hari Rabu, 27 Rabiul Awal 1448 H yang bertepatan dengan tanggal 9 September 2026 pukul 07.34 WIB.

Komentar
Posting Komentar