Langsung ke konten utama

Episode Ketiga Belas: Dianggap "Wah" di Mata Masyarakat

Rabu, 7 Ramadhan 1447 H / 25 Februari 2026

09.07 WIB


Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah




EPISODE KETIGA BELAS

https://youtu.be/-brKBjmicVs?si=xnkccgmh1qk1s6j2


Di obrolan pada episode ini, kami berdiskusi tentang "beratnya beban" yang kami rasakan setelah memutuskan untuk berusaha maksimal menjalani hidup sedekat mungkin dengan aturan Allah dan Rasul-Nya dengan pemahaman salafush shalih.


Konsekuensi logis pertama yang mudah terlihat dan kemudian dinilai secara luas oleh orang lain adalah dari penampilan yang sekarang kami tunjukan. Saya yang berjenggot dan bercelana cingkrang dan istri yang menggunakan cadar, menjadi sebuah pembenaran bagi orang lain untuk memberikan label "suci" kepada kami.


Faktanya adalah kami bukan ahli ilmu bukan juga orang yang terbebas dari dosa. Tapi sayangnya, persyaratan minimal dalam beragama dalam sudut pandang syariat, menjadi standar yang "wah" bagi masyarakat dewasa ini.


Kami coba nikmati itu dan menjadikannya sebagai sebuah motivasi. Motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Menata hati dan fisik agar selaras dan sejalan dengan syariat-Nya. Terus fokus pada ilmu dan amal sehingga kami bisa selamat di dunia dan nanti di akhirat.


Wallahu'allam.

Selesai ditulis pada hari Rabu, 7 Ramadhan 1447 H yang bertepatan dengan tanggal 25 Februari 2026 pukul 09.17 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Ketujuh)

AHAD, 10 MUHARAM 1447 H // 6 JULI 2025 12.41 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Pertama)  1. Membagi tugas. 2. Menjadi mentor. Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Kedua)  3. Pengambilan Keputusan (Decision-making). Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Ketiga)  4. Tidak Terlalu Membutuhkan pada Bawahan. Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Keempat)  5. Jujur. Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Kelima)  6. Menciptakan dan/atau membangun sebuah iklim birokrasi/proses kerja sesuai dengan yang dia inginkan/ucapkan/janjikan. Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Keenam)  7. Teladan Pimpinan dan Konsistensi Penerapan Aturan Jiwa Kepemimpinan yang Baik (Bagian Ketujuh) 8. Regenerasi Di dalam sebuah organisasi yang baik harus memiliki pembagian tugas yang jelas sehingga masing-masing orang yang ada di dalam organisasi tersebut bisa melakukan identifikasi serta bertindak sesuai dengan tugas yang telah mereka miliki. ...

D-IV atau S1 ?

Suatu malam pada hari Sabtu , tanggal 14, bulan Januari , tahun 2012, berlatar tempatkan teras masjid Al-Ilmi IPDN Kampus Kalimantan Barat, terjadi satu percakapan ringan sangat sederhana tapi kemudian mampu untuk membuat otak ini menjadi rumit karena terus memikirkan substansi dari apa yang diperbincangkan itu, terlalu rumit sehingga saya pikir perlu untuk dituangkan dalam sebuah narasi penuh kata, tidak berpetuah dan tidak juga indah. Tapi cukup-lah untuk sekedar berbagi ide dan informasi yang pastinya tidak sesat. Dan ini-lah percakapan singkat itu : HP ( inisial teman saya ) : “Dim, kamu lebih milih mana, S.IP atau S.STP ?” Saya : “mmm….pengennya sih S.IP” HP : “Kenapa, Dim? Kata orang kan kalo S.STP tuh lebih baik buat karir dan kata orang juga S.IP tuh lebih condong buat jadi dosen.” Saya : “Wah gak tau sih kalo masalah yang kayak gitunya, tapi saya ingin S.IP karena yang saya tau S.IP itu lebih mudah untuk nantinya kita mau nerusin ke S2, nah kalo S.STP itu gak semua unive...

Ibadalana uliy ba’sin syadid

Selasa, 22 Juli 2014 22.00 WIB Saya akan menampilkan atau mem- posting tulisan dari Bapak Usep Romli , Pengasuh Pesantren Budaya "Raksa Sarakan" Garut. Tulisan ini merupakan tulisan di kolom Opini , harian Republika yang diterbitkan pada hari Selasa, 22 Juli 2014. Beliau menulis tentang (satu-satunya) cara untuk bisa mengalahkan zionis Israel. sehingga tulisannya pun diberi judul, Mengalahkan Zionis Israel . Berikut ini tulisannya saya tampilkan penuh tanpa ada sedikit pun saya kurangi atau tambahkan. "Mengalahkan Zionis Israel" Hari-hari ini, bangsa Palestina di Jalur Gaza sedang dibombardir pasukan Zionis-Israel. Nyaris tak ada perlawanan sama sekali, karena Palestina tak punya tentara. Hanya ada beberapa kelompok sipil bersenjata yang berusaha bertahan seadanya. Negara-negara Arab yang tergabung dalam Liga Arab tak berdaya. Begitu pula negara-negara berpenduduk mayoritas Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI), tak da...