Langsung ke konten utama

Postingan

Perlukah Membela Tuhan ?

Rasa tenang saya tersentuh atau lebih tepatnya terganggu. Ketenangan hati ini terusik pasti oleh sebuah artikel kontroversi sedikit memprovokasi dan menyulut emosi. Sesaat setelah membaca judulnya hati ini mulai tertarik, mulai terpancing untuk sesegera mungkin mengeluarkan sebuah reaksi. Tapi saya tidak ingin menjadi orang yang bodoh, orang yang termakan nafsu emosi, saya tidak ingin menjadi orang yang bereaksi tanpa ada sebab yang pasti. Saya ingin menjadi orang yang dewasa, yang melihat segala sesuatunya secara jernih, rasional komprehensif, hanya mau untuk bersikap dan menunjukan sebuah reaksi apabila telah tau dengan pasti dan meresapi serta memahami segala sesuatunya secara utuh. Tidak beraksi bodoh hanya karena melihat secara dangkal apalagi sekedar permukaannya saja. Ya, disadari atau tidak, itu-lah penyebab utama kenapa masih banyak diantara kita yang bertengkar tak jelas hanya karena masalah sepele dan akhirnya mudah terprovokasi, hal itu karena kita mudah untuk terpengaruh, ...

D-IV atau S1 ?

Suatu malam pada hari Sabtu , tanggal 14, bulan Januari , tahun 2012, berlatar tempatkan teras masjid Al-Ilmi IPDN Kampus Kalimantan Barat, terjadi satu percakapan ringan sangat sederhana tapi kemudian mampu untuk membuat otak ini menjadi rumit karena terus memikirkan substansi dari apa yang diperbincangkan itu, terlalu rumit sehingga saya pikir perlu untuk dituangkan dalam sebuah narasi penuh kata, tidak berpetuah dan tidak juga indah. Tapi cukup-lah untuk sekedar berbagi ide dan informasi yang pastinya tidak sesat. Dan ini-lah percakapan singkat itu : HP ( inisial teman saya ) : “Dim, kamu lebih milih mana, S.IP atau S.STP ?” Saya : “mmm….pengennya sih S.IP” HP : “Kenapa, Dim? Kata orang kan kalo S.STP tuh lebih baik buat karir dan kata orang juga S.IP tuh lebih condong buat jadi dosen.” Saya : “Wah gak tau sih kalo masalah yang kayak gitunya, tapi saya ingin S.IP karena yang saya tau S.IP itu lebih mudah untuk nantinya kita mau nerusin ke S2, nah kalo S.STP itu gak semua unive...

PACARAN

hmmm …bayangkan saja atau mari-lah kita berpura-pura bahwa ada satu diantara kalian di luar sana yang bertanya kepada saya, menanyakan pendapat saya, tentang “pacaran”. Kenapa harus seperti itu? Karena saya, dalam tulisan ini, ingin mengeluarkan segala apa yang ada dalam otak saya mengenai apa itu “pacaran”. Tentunya dalam sudut pandang seorang Adima Insan Akbar Noors, Noorz’s Point of View , dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki tapi tetap dibungkus dengan ego yang melambung tinggi. Okay, let’s begin this shit! Saya menyadari dengan sangat sadar, dengan segala akal sehat yang saya miliki, konsep pacaran tidak pernah sekalipun diajarkan dalam Islam, agama saya. Akan tetapi saya yakin dan percaya Islam pun tidak pernah melarang umatnya untuk berpacaran, Islam hanya dengan sangat tegas melarang umatnya untuk melakukan perbuatan zinah, serta segala perbuatan yang mendekatinya. ( baca : My Name Is … ) Oh iya, terkadang pengertian zinah pun masih sedikit salah dipahami kebanyaka...

Talk More, Do More

The conversation below was happening in the middle of nowhere. This conversation is between noorz58milanello and Adima Insan Akbar Noors. Enjoy! Peace and Cheers, my friends! noorz58milanello : “Okay, let’s be honest, adima insan akbar noors ! The truth is you have a very big mouth. Sometimes and always you’re talking too much, too way fuckin’ much! You talk like you know everything, yeah you talk like you’re the smartest man all over the world. One simple word, but you always make it as a long and complicated word. You always choose the long way rather than the short one. Damn! That’s the fact, adima insan akbar noors !” Adima Insan Akbar Noors : “Yeah! That’s right and I can’t ignore that fact, noorz58milanello . But at least I’m not telling a lie. I’m talking the truth, I talk in the right place and the right situation. I never talk if there’s not belong to my place, to my capability. I won’t talk about something that I don’t know. The last but not least, I talk much but I do mu...

Wahana Wyata Praja IPDN

Sejarah Singkat Wahana Wyata Praja Wahana Wyata Praja adalah organisasi internal Praja IPDN yang pada dasarnya mempunyai tugas dan fungsi sama dari tahun ke tahun, namun namanya berubah sesuai situasi dan kondisi pada masa angkatan tersebut. Nama organisasi praja yang terbentuk sejak awal berdirinya STPDN hingga IPDN adalah sebagai berikut: Manggala Corps Praja Angkatan I STPDN sampai dengan angkatan IV STPDN Organisasi ini bernama MANGGALA CORPS PRAJA, yang pimpinannya adalah Manggala Pati dengan tanda jabatan talikur berwarna merah, nama Manggala Corps ini hanya sampai pada angkatan IV saja, karena pada angkatan V organisasi internal Praja ini berubah nama menjadi WAHANA BINA PRAJA. Wahana Bina Praja Angkatan IV STPDN sampai dengan angkatan XVI STPDN Wahana Bina Praja ini pimpinannya bernama Gubernur Praja dengan tanda jabatan talikur berwarna biru lis kuning nestel dua, dari Wahana Bina Praja inilah mulai di bentuk berbagai instansi dan UKP yang di ang...