Langsung ke konten utama

Postingan

Asimetris

Selasa, 24 Rajab 1447 H / 13 Januari 2025 10.49 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Di dalam KBBI , Asimetris artinya adalah tidak setangkup atau tidak simetris. Berdasarkan beberapa definisi yang bisa kami lihat di dalam google , asimteris konteks awalnya berkenaan dengan bentuk. Sederhananya, asimetris bermakna suatu bentuk atau objek yang tidak simetris atau tidak memiliki sisi yang sama. Tapi kita tidak akan fokus pada bentuk, makna asimetris coba kita dekatkan dalam ranah aturan. Dalam bahasa yang ringkas, peraturan asimetris merupakan sebuah aturan/kebijakan/hukum yang tidak menerapkan prinsip one size fits all (satu ukuran untuk semua), tapi mencoba untuk melakukan pendekatan yang berbeda antara satu kasus dengan kasus lainnya. Sehingga ada perlakukan yang berbeda. Konkritnya adalah dalam ranah penyelenggaraan pemerintah daerah di Indonesia. Secara umum seluruh pemerintah daerah (provinsi, kabupaten dan kota) tunduk dan diatur sebagaimana ketentuan yang tercantu...
Postingan terbaru

Episode Ketujuh: Parent-Think I

Rabu, 25 Rajab 1447 H / 14 Januari 2025 14.20 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KETUJUH https://youtu.be/nNppu1umDpY?si=GpYXWa7-AyN4wwIU Salah satu nasihat yang kami ingat dari para asatiz yaitu punya anak banyak itu Sunnah dan mendidiknya adalah Wajib. Tapi sayangnya, tidak ada pendidikan khusus untuk menjadi seorang Ayah dan Ibu. Dengan begitu rumit permasalahannya, menjadi sosok ayah dan ibu, mayoritas dari kita hanya berbekal nekat. Allahul musta'an . Bagi kami, memiliki anak adalah bagian dari rezeki. Dan sebagaimana rezeki berupa materi, maka sudah menjadi sunnatullah , ada yang diberi rezeki melimpah dan ada juga yang serba kekurangan. Maka dengan logika dan pendekatan yang sama, begitu juga dengan memiliki anak. Tidak serta setiap pasangan yang menikah harus mempunyai anak, sebagaimana tidak akan otomatis orang yang bekerja akan kaya raya. Intinya, anak itu anugerah dan amanah. Di dunia kerja, semakin tinggi jabatan dan karir yang kita capai maka a...

Catatan tentang Mens Rea

Jumat, 20 Rajab 1447 H / 9 Januari 2026 07.26 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah PENDAHULUAN Di awal, kami akan tegaskan terlebih dahulu bahwa saat ini kami berusaha untuk menjalankan keyakinan untuk hidup sedekat mungkin dengan syariat Islam sesuai dengan pemahaman salafus shalih . Walhamdulillah , sependek pemahaman kami, di negara Indonesia saat ini, prinsip hidup yang coba kami jalankan, tidak bertentangan dengan hukum positif apapun. Bahkan secara ideologi negara yang berlaku, sebagaimana yang tercantum di Pancasila, dan bahkan ditegaskan ulang di dalam UUD 1945, Indonesia sangat menjamin kehidupan beragama. Oleh karena itu, komentar atau catatan kami tentang pertunjukan stand up comedy dari Pandji Pragiwaksono, sedikit banyaknya akan didasari oleh prinsip hidup yang coba kami terapkan, tentu dengan penuh kekurangan di sana-sini. ISI Mens Rea adalah judul pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono. Dan Mens Rea merupakan pertunjukan kesepuluh yang telah d...

Episode Keenam: Kaum Mendang Mending bicara Fashion Branded

Rabu, 18 Rajab 1447 H / 7 Januari 2026 14.33 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah EPISODE KEENAM https://youtu.be/KtuQCbGH5d8?si=CWuWpZ0Gxk4SfBTm    Kaum mendang-mending adalah golongan orang-orang yang senang membandingkan sesuatu dengan hal lain yang lebih rasional. Istilah ini populer di media sosial, yang intinya merujuk pada perilaku orang yang selalu membandingkan segala sesuatunya dengan harapan mendapatkan yang terbaik diantara yang baik.    Adapun kami, memaknai kaum mendang-mending sebagai sebuah bentuk representasi dari keadaan atau kondisi keuangan yang "pas" , walhamdulillah ada "sedikit lebih" sehingga bisa meluangkan memenuhi "keinginan" setelah semua "kebutuhan" terpenuhi. Tapi, karena "lebihnya" itu hanya sedikit, sehingga akhirnya butuh banyak pertimbangan ketika akan menggunakannya. Berdasarkan situasi itu, maka muncul tahapan "membandingkan" .   Dewasa ini, menjadi kaum mendang-mending ad...

Langkah Awal

Senin, 9 Rajab 1447 H / 29 Desember 2025 15.53 WIB Bissmillah wa shallatu wa sallam ala rasulillah Di akhir tulisan Dua Kisah Satu Cerita , kami menuliskan kalimat, Pada akhirnya "Dua Kisah Satu Cerita" memberikan inspirasi bagi kami untuk juga mendokumentasikan setiap gerak usaha kami dalam menyekolahkan anak kami ke Pesantren. Kami akan mencoba untuk menuliskan setiap cerita yang kami lalui bersama anak-anak kami, khususnya yang berkenaan langsung dengan dunia pesantren. Terlebih perjuangan itu akan panjang kami lalui, karena kini anak kami yang pertama masih berusia 6 tahun, dan baru akan masuk jenjang SD pada bulan Juni/Juli tahun ini (2025). Oleh karena itu, kami akan memiliki banyak kisah yang bisa untuk dituliskan tentang usaha dan proses Panjang kami "merayu" anak kami untuk masuk ke Pesantren. Semoga Allah mudahkan. Dan beberapa usaha telah kami lakukan, yaitu:  Pertama: Komitmen.  Kami dan istri, selaku orang tua, telah bersepakat bahwa anak-anak yang Alla...