Sabtu, 27 Maret 2010

XII IPA 2/IPA 2/SOUL_ID = KABEH DULUR






Inilah kami, Sekelompok Orang Berilmu Alam, yang bersatu padu dalam naungan rumah kecil bernama Ipa Dua.

Di sini, di Ipa Dua, kami mencoba menata masa depan dengan belajar sambil diiringi canda tawa dan senda gurau khas anak muda, barudak Ipa Dua.
Walaupun memang, tak sedikit masalah yang datang menerpa, menggoyahkan solidaritas dan mengganggu keharmonisan kami. Tapi, kami tetap bersama penuh semangat melewati semua itu, karena kami yakin persahabatan memang harus melewati suka dan duka, sebagai suatu ujian kebersamaan dan kedewasaan.







Ya, kami mungkin tak sekompak kawanan lebah di sana ataupun seseragam kelompok semut di tanah. Tapi, bukankah setiap orang mempunyai ceritanya masing-masing? Karena pada dasarnya kehidupan kita telah diatur sedemikian rupa oleh Allah, Sang Mahapencipta. Yang justru dengan itulah semuanya menjadi istimewa, asalkan kita menikmati dan mensyukuri semua yang ada.









Kami tak akan pernah menyesali setiap waktu yang telah terlewati, karena memang itulah yang harus terjadi dan itulah pelajaran yang harus kami pelajari. Bukankah hidup adalah sebuah pembelajaran??
Dan bila kita tidak berbuah salah maka kita tak akan pernah belajar untuk berbuat benar.







Kami menimati setiap waktu yang ada, Kami bangga dengan kami, dengan 42 KARAKTER yang ada dan 42 EKSPRESI yang berbeda. Tapi tetap satu dalam persaudaraan yang kami sebut Ipa Dua.
Karena Ipa Dua menyatukan kami...


KABEH DULUR...DULUR KABEH...




Sabtu, 13 Maret 2010

Memilih Pilihan


HIDUP SEBUAH PILIHAN

Satu hal yang terkadang membuat orang bingung dan bahkan cenderung sulit untuk mereka lakukan adalah kemampuan mereka untuk membuat sebuah pilihan. Pilihan dalam segala segi kehidupan karena hidup memang berisi dengan banyak pilihan, yang mau atau tidak kita semua dituntut untuk mampu menentukan sebuah pilihan yang nantinya akan kita jalani. Ada banyak alasan kenapa orang sulit untuk menetukan sebuah pilihan, ada diantara mereka yang pada dasarnya memang tidak memiliki rasa percaya diri yang cukup dan cenderung bersifat pesimis dan ada sebagian orang lainnya terlalu banyak memikirkan hal-hal lain di luar permasalahan yang sedang dia hadapi, sehingga dia ragu dan cenderung takut untuk menentukan sebuah pilihan. Orang-orang seperti itu menghabiskan banyak waktunya bukan untuk memikirkan pilihan mana yang pantas dan seharusnya mereka pilih, tapi mereka justru lebih banyak berpikir tentang apa dan bagaimana reaksi orang terhadap pilihan yang nantinya akan mereka pilih. Tidak salah memang tapi tentu saja perbuatan seperti itu sangatlah tidak produktif dan tindakan seperti itu hanya akan membuat kita ragu lalu pada akhirnya kita akan cenderung memilih zona netral atau zona abu-abu. Kita memang sebagi makhluk sosial harus mampu menjaga kehidupan bermasyarakat dan hubungan kita dengan orang-orang disekitar kita seharmonis dan sebaik mungkin tapi itu tak berarti kita harus menomerduakan prinsip hidup yang telah kita punya, yang dalam hal ini merupakan patokan dasar dalam menentukan sebuah pilihan. Kita tetap harus mampu mengatakan dan memilih segala sesuatu yang benar dan mengatakan serta menjauhi segala sesuatu yang salah dengan cara sesopan mungkin tanpa harus membuat sebuah permasalahan yang baru.

PRINSIP DAN RESIKO
Hal yang paling penting dalam menentukan atau memilih sebuah pilihan, setidaknya ada dua hal, yaitu : Prinsip hidup dan ketenangan diri.
  • Prinsip hidup
Mungkin inilah faktor utama seseorang dalam memilih sesuatu dalam hidupnya, karena prinsip hidup seseorang merupakan patokan dasar bagi seseorang untuk menjalani kehidupan. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi kita semua untuk memperkuat prinsip yang kita pegang dan memantapkannya dalam hati kita agar kita tak terombang-ambing dalam kehidupan yang penuh dengan godaan ini. Dengan kuatnya prinsip hidup kita maka kuat jugalah dasar pijakan kita sehingga kedepannya kita bisa nyaman untuk melangkah dan menentukan arah tanpa pernah sedikitpun tersesat tertinggal arah.
  • Ketenangan diri
Bila memang prinsip hidup yang kita pegang telah kita rasa kuat maka selanjutnya kita harus mampu bersikap tenang ketika kita dihadapkan dengan sebuah pilihan. Jangan pernah sekalipun kita pikirkan tentang masalah yang sedang kita hadapi tapi pikirkan lah solusinya, maka dalam hal ini kita harus mampu memikirkan setiap pilihan yang mungkin bisa kita pilih. Kita harus mampu menaganalisa setiap resiko yang ada, yang terdapat dalam setiap pilihannya. Semua itu hanya bisa kita lakukan bila kita mampu menenangkan diri kita sehingga kita bisa bersikap dan berpikir jernih. Hal itu juga bisa meminimalisir kesalahan yang mungkin akan kita lakukan. Sebenarnya setiap pilihan mempunyai resikonya masing-masing, tinggal bagaimana kita bisa memilih pilihan yang sekiranya tak terlalu beresiko besar bagi kehidupan kita.

BERANI BERBUAT, BERANI BERTANGGUNG JAWAB
Pada akhirnya, sekali lagi, bila kita dihadapkan dengan sebuah pilihan kita harus mampu bersikap tenang kemudian dengan teliti kita cermati setiap pilihan yang ada dan pelajari setiap resiko yang mungkin akan kita hadapi, setelah semua itu mampu kita kerjakan dengan tenang dan akal sehat yang logis maka mulailah menentukan pilihannya sesuai dengan prinsip hidup yang kita pegang. Dan tahapan akhir dari semua itu adalah kita harus siap dengan segala akibat dari segala pilihan yang kita pilih, kita harus menghadapi itu semua dengan penuh semangat dan jauhilah sifat merengek atau menyesal. Bila memang pilihan yang kita pilih itu salah, tak usah kita terlalu membesar-besarkannya, tapi jadikanlah itu sebuah pelajaran dan mencoba mengambil hikmahnya. Karena hidup bukan tentanh hasil tapi tentang proses yang kita lakukan dalam mengahsilkan sebuah "hasil".
PEACE and CHEERS!!

"Janganlah menganggap remeh sesuatu hal yang kecil tapi janganlah kita juga mebesar-besarkan sesuatu hal yang sebenarnya kecil."


Jumat, 12 Maret 2010

Praktikum Kimia, 08-03-2010

Pada hari Senin, 08-03-2010, kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sumedang telah melakukan ujian praktek mata pelajaran kimia sebagai salah satu syarat untuk menempuh kelulusan. Ibu Dede Juangsih, S.Pd, adalah guru pembimbing kami sekaligus guru yang menilai praktek kimia yang telah kami lakukan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ujian praktek untuk tahun ajaran 2009-2010 dilakukan secara kelompok, dengan maksimal setiap kelompok di setiap kelasnya terdiri dari 4 (empat) orang siswa. Materi praktek yang disediakan berjumlah 29 LKS (Lembar Kegiatan Siswa) yang merupakan kumpulan materi praktek dari semester 3 - 6.

Adapun pembagian materi dilakukan dengan metode undian agar tidak ada kecemburuan di setiap kelompok yang ada. Dan kelompok saya, kelompok (7) tujuh, yang beranggotakan Adima I.A. Noors (saya pribadi), Damarra Rezza, Ratna Fitriani I., dan Yuliana Rismalawati mendapat undian untuk melakukan praktek tentang DAYA PEREDUKSI ION HALIDA. Perbedaan atau perubahan lainnya adalah, hasil dari praktek yang telah kami lakukan harus di posting di situs atau forum sekolah kami, yaitu www.sman1sumedang.com, paling lambat 4 (empat) hari setelah melakukan ujian praktek. Laporan praktek itu juga harus disertai foto-foto yang berkaitan tentang praktek yang telah dilakukan.

Kelompok saya bisa dibilang mendapat materi yang dalam prakteknya tidak begitu rumit atau dengan kata lainnya, kami hanya melakukan praktek yang cukup sederhana. Dengan keadaan seperti itu, kami hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk menyelesaikan praktek nya. Dan dengan waktu yang masih relatif banyak tersisa, kami berempat bisa memanfaatkan waktu itu untuk menjawab pertanyaan yang ada dan berfoto untuk keperluan laporan sekaligus kenangan!
Yupz, mungkin hikmah di balik itu semua, saya pribadi bisa lebih menikmati suasana praktek, bercanda, menggoda kelompok lain dan tentu saja berfoto. Tapi, semua itu hanya saya lakukan setelah pekerjaan atau kewajiban kami dalam praktek kimia itu telah kami selesaikan.
Jadi, ujian praktek kimia yang diujikan oleh Ibu Dede merupakan kenangan yang indah buat saya, kenangan indah bersama-sama teman-teman IPA2, kenangan indah dan pengalaman berharga dalam melakukan praktek kima.

Hasil Laporan Kelompok 7 (tujuh) bisa dilihat dengan meng-klik, KIMIA
Dan dibawah ini adalah foto-foto yang diambil ketika kelompok saya melakukan praktek dan sebagian foto teman-teman IPA2 lainnya :
























PEACE and CHEERS!!

Minggu, 07 Maret 2010

DAMPAK GLOBALISASI

*Tulisan ini telah saya posting di www.sman1sumedang.com, untuk memenuhi tugas PKn tentang pembuatan artikel mengenai dampak globalisasi.

ADIMA I.A. NOORS
XII IPA 2
(sumber : Buku Pendidikan Kewarganegaraan SMA Kelas XII, Bambang Suteng, dkk.)

PENGERTIAN
Globalisasi memiliki arti yang beragam, karena setiap ahli mempunyai cara berpikir dan pendekatan yang berbeda untuk melihat dan memahami apa itu globalisasi. Tapi itu bukanlah suatu masalah yang harus diperdebatkan, justru dengan adanya beragam pendapat mengenai pengertian globalisasi kita bisa melihat globalisasi dari beragam sudut pandang. Dan secara tidak kita sadari, dengan memahami setiap pengertian yang ada, kita telah mampu untuk berpikir kritis dan tidak membatasi ruang berpikir serta pandangan otak kita terhadap permasalahan globalisasi. Satu hal yang harus bisa kita mengerti adalah pada intinya globalisasi merupakan suatu proses menuju kehidupan global. Ini sejalan dengan fakta bahwa kata globalisasi, yang dipopularkan oleh Theodore Lavitte pada tahun 1985, berarti sebuah proses tumbuhnya kesadaran global bahwa dunia adalah sebuah lingkungan yang terbangun sebagai kesatuan utuh.

ASPEK GLOBALISASI
Globalisasi dewasa ini telah masuk ke hampir seluruh segi kehidupan umat manusia di dunia dan tak dapat kita pungkiri bahwa sebenarnya yang memainkan peranan utama dalam memberikan efek globalisasi adalah para negara maju dan yang setia menjadi objek dari itu semua adalah semua negara berkembang seperti negara kita, Indonesia.

Menurut Muhtarom (2005) ada tujuh aspek globalisasi, yaitu:
1. Globalisasi Informasi dan Komunikasi.
2. Globalisasi Ekonomi.
3. Globalisasi Hukum.
4. Globalisasi Politik.
5. Globalisasi Ilmu Penegetahuan.
6. Globalisasi Budaya.
7. Globalisasi Agama.

DAMPAK GLOBALISASI
Seperti yang telah disebutkan di awal, yang memiliki peranan utama dalam globalisasi adalah semua negara besar atau semua negara maju dan yang menjadi objeknya adalah para negara berkembang, misalnya Indonesia. Itulah kenapa proses globalisasi digerakan oleh ideologi neoliberalisme yang amat dekat dan bahkan identik dengan paham ekonomi kapitalisme. Paham kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang dikembangkan oleh Adam Smith, seorang filsuf dan ahli ekonomi dari Skotlandia. Kapitalisme memiliki ciri-ciri pokok, antara lain:
1. Sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu.
2. Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang bersifat kompetitif.
3. Modal baik berupa unag maupun bentuk kekayaan lainnya diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba.

Dengan paham ekonomi seperti itu, kaum neoliberal yakin bahwa pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dicapai melalui persaingan atau kompetisi dan pasar bebas, tanpa adanya suatu perlindungan atau subsidi dari Pemerintah bagi para pengusaha kecil sebagai suatu bentuk perlindungan dan untuk mewujudkan keadilan sosial. Jelas paham ekonomi tersebut tidaklah sesuai dengan situasi negara berkembang dan hanya akan membuat si kaya semakin kaya dan si miskin semakin miskin.

Kita juga tidak bisa menutup mata bahwa kehidupan di negara maju telah berpengaruh banyak terhadap kehidupan di negara Indonesia. Negara maju yang pada umumnya memiliki kehidupan yang liberal, telah menimbulkan adanya degradasi moral. Karena dengan efek globalisasi gaya hidup yang mudah kita lihat dan dengar melaui kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat kita tidak sungkan untuk mengikuti setiap kebiasaan liberal masyarakat negara-negara maju tanpa memerdulikan norma dan moral yang ada. Itulah yang menyebabkan terjadinya degradasi moral.

KAUM TRANSFORMATIF
Tapi itu semua janganlah membuat kita menjadi sekelompok orang yang skeptis dalam menyikapi setiap proses globalisasi yang ada. Marilah kita menjadi kaum transformatif, yang mengambil posisi tengah. Bukan berarti kita tidak mempunyai pendirian, tapi lebih kepada kita bertindak hati-hati, selektif dan kritis melihat setiap permasalahan yang ada, yang dalam hal ini permasalahan globalisasi. Bila memang globalisasi itu bisa menguntungkan negara kita, kita harus mampu memanfaatkannya. Seperti mempromosikan kebudayaan dan pariwisata negara Indonesia agar mampu dikenal luas di dunia global.

Terlepas dari itu semua, kita memang hidup di dunia yang sama yang secara kita sadari ataupun tidak, kita memang saling membutuhkan. Kita hanya perlu menguatkan fondasi dan prinsip hidup kita masing-masing secara kuat, agar mampu berintregasi secara global tanpa harus kehilangan identitas dan terbawa-bawa arus yang tak jelas.

March 3 in Jakarta is Being Rescheduled


"Unfortunately the show on March 3 has been postponed. We do not have information on a new date so please look for refund info at your point of purchase.

We are truly sorry and as disappointed about this as you guys are. Circumstances beyond our control, not our choice, not anyone's fault."

"Bulan Maret mendatang, ada tiga konser lagi yang telah direncanakan oleh JAVA Musikindo. Salah satunya adalah band asal Amerika, TAKING BACK SUNDAY, yang rencananya akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Tetapi karena beberapa kendala teknis, konser yang semula direncanakan pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2010 ini terpaksa di jadwal ulang (reschedule).

Penjadwalan ulang konser TAKING BACK SUNDAY di Jakarta sama sekali tidak mempengaruhi rencana konser-konser JAVA lainnya seperti Cobra Starship, 311 dan Kelly Clarkson. Semua tetap on schedule dan penjualan tiket berjalan seperti biasa. Untuk penonton yang sudah membeli tiket TAKING BACK SUNDAY, JAVA akan mengembalikan uang tiketnya tanpa biaya potongan apapun, dan sudah bisa diambil di tempat pembelian tiket mulai hari Selasa tanggal 23 Februari 2010.

JAVA Musikindo dan TAKING BACK SUNDAY memohon maaf kepada seluruh calon penonton, supporting sponsor dan juga seluruh pihak yang terkait dalam rencana pertunjukan TAKING BACK SUNDAY tersebut..."

Yupz, what a shame! TBS cancelled their concert in Jakarta, Indonesia. Yes, i won't come to the concert because of the final examination but as a big fans of them, I really feel bad 'bout it. It gives them a bad image. And I know, TBS have made their fans, especially their fans in Indonesia, dissapointed!

I do love you guys but cancel the concert is not a good thing to do! At this point, I don't like TBS!

So, please reschedule your concert in Indonesia as soon as possible, you must come to Indonesia. Because you have already told it!!

YOU HAVE TO, TBS!!

www.takingbacksunday.com

www.javamusikindo.com