Langsung ke konten utama

Postingan

Bila tak lulus TKD

JUMAT, 21 Februari 2014 21.34 WIB Saya pun tak mau tau aturan apa yang akhirnya memaksa kami harus tetap melaksanakan TKD (tes kemampuan dasar) untuk bisa ditetapkan menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sejauh yang saya tau, ketika saya diterima menjadi seorang Praja, masuk melangkahkan kaki dan menempuh pendidikan di kampus ini, maka pada akhirnya saya akan mendapatkan status sebagai seorang CPNS. Proses panjang juga sulit untuk saya bisa memasuki kampus ini, dalam artian menempuh pendidikan di dalamnya, dan butuh sejuta kesabaran serta kecerdasan bagi saya untuk menyelesaikan segala jenis pendidikan yang disyaratkan di dalamnya. Tidak serta merta negara kemudian memberi kami segala fasilitas dalam menjalani pendidikan di dalamnya. Uang saku yang saya terima setiap bulan, makanan dan asrama yang juga telah negara persiapkan secara percuma. Itu tentu dengan sebuah harapan dan tujuan untuk mempersiapkan saya menjadi seorang CPNS yang baik. Lalu bila kini semua itu...

Hercules dan Moral

The Legend of Hercules Minggu, 9 Februari 2014 10.10 WIB Cukup lama saya tidak menonton sebuah film di bisokop. Untuk sebagian orang, hal ini merupakan sebuah pemborosan karena kondisi yang ada di Indonesia memungkinkan kita untuk bisa menonton sebuah film dengan harga yang jauh lebih murah.  Di Indonesia kita masih bisa untuk mendapatkan sebuah DVD dengan harga yang sangat murah, sekitar 6 (enam) ribu rupiah ( bajakan tentunya tapi dengan kualitas gambar yang cukup baik ), bandingkan dengan harga yang harus dikeluarkan apabila kita menonton sebuah film di bioskop, sekitar 25 ribu – 50 ribu rupiah tergantung bioskop yang kita pilih. Saya pun menyadari hal itu tapi saya tentu juga memiliki alasan. Terlepas dari alasan idealis yang sebenarnya juga masih saya miliki, alasan utama yang ingin saya kemukakan disini adalah bahwa menonton sebuah film di bioskop bagi saya adalah sebuah penyegaran, sebuah hobi untuk melepas penat dan mendapatkan lagi beberapa semangat. Ya, hobi. ...

#dramaLA

Jumat, 10 Januari 2014 09.59 WIB Sepertinya tulisan pertama di tahun baru masehi, 2014, harus diawali dengan sebuah tulisan ringan entah mungkin juga renyah alakadarnya, tanpa ada substansi yang jelas, terombang-ambing ke sana dan kemari khas obrolan di sudut warung kopi. Bukan karena tak ada peristiwa yang patut untuk dikomentari tapi saya pribadi memang tidak dalam suasana yang tepat untuk senantiasa memberikan komentar kepada dunia yang belum bosan berputar. Saya hanya sedang tidak terlalu memperhatikan dan ambil pusing dengan apa yang terjadi atau apa yang terjadi di sekitar saya belum mampu untuk mengusik kemalasan dalam otak, hati, serta semua jaringan motorik yang saya miliki. Tapi situasi yang ada sekarang memang senyatanya tidak terlalu bersahabat untuk saya menghabiskan waktu menulis untuk kepentingan pencurahan segala kesah dan keluh pada dunia. Bila saya kini mempunyai semangat, keinginan, dan waktu untuk menulis maka akan jauh lebih baik serta bermanfaat saya curahkan itu...

Otonomi milik siapa?

Rabu, 25 Desember 2013 19.18 WIB Beberapa hari yang lalu (bagi mereka yang memperhatikan berita dengan seksama) tentu telah mengetahui bahwa RUU ASN telah disahkan oleh DPR-RI dan tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden untuk kemudian dilakukan penomoran. DPR-RI kemudian memberikan waktu paling maksimal 2 (dua) tahun bagi pemerintah untuk membuat aturan pelaksana dari UU pengganti UU 43/1999 itu, yakni Peraturan Pemerintah, sehingga setiap aturan yang terkandung di dalamnya bisa untuk cepat terlaksana. Akan tetapi DPR-RI hanya memberikan waktu maksimal 6 (enam) bulan bagi pemerintah untuk membentuk Komite     Aparatur Sipil Negara (KASN), sebuah lembaga baru yang akan mengurusi setiap fit & proper test bagi pengisian jabatan dan di tahun 2015 Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara harus sudah terwujud. 3 (tiga) tugas yang cukup berat bagi pemerintah, yang tentunya akan efektif dilaksanakan di masa kepemimpinan Presiden baru setelah Pak SBY nanti. Ya, sebuah kons...

RUU ASN dan Eksistensi IPDN

Senin, 09 Desember 2013 16.01 WIB Pemerintah dan DPR intensifkan pembahasan RUU ASN “Jangan kaget kalau dalam bulan Desember ini DPR akan ketok palu untuk mengesahkan RUU ASN menjadi undang-undang,”   Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa  Setelah cukup lama meredup, ASN kini kembali menghangat. Untuk beberapa orang, terutama mereka yang berada di luar masalah kepegawaian, ASN memang bukan merupakan sebuah isu yang menarik untuk diperbincangkan.  Tapi disadari atau tidak, sebenarnya semua masyarakat di Indonesia bersentuhan langsung dengan masalah ini.  Kenapa seperti itu? Karena kepegawaian di sini berkenaan dengan PNS dan PNS itu merupakan pelayanan bagi masyarakat.  Masyarakat mau tidak mau pasti akan berurusan dengan PNS untuk mendapatkan pelayanan. Terutama pelayanan di bidang administrasi dan terutama karena Indonesia belum seperti Amerika atau negara-negara maju lainnya. Yang telah mampu untuk berjalan tanpa camp...