Langsung ke konten utama

Postingan

Moving Forward

*Tulisan ini saya buat untuk teman-teman, keluarga besar SOUL_ID/DCID khususnya dan pada umumnya untuk semua orang yang akan melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi dan melanjutkan hidup mereka ke tingkatan yang lebih baik. Hari esok adalah sebuah misteri yang tak akan pernah kita ketahui, hingga akhirnya kita merasakannya. Dan masa depan merupakan kumpulan dari banyaknya hari esok yang kita nanti. Akan menjadi apa kita di masa depan dan bagaimana masa depan kita nanti? Itu semua sangat tergantung dengan apa yang kita lakukan dan usahakan sekarang ini. Kita harus mampu merangkai setiap kepingan yang ada untuk menjadikannya sebuah bentuk masa depan yang indah, yang sesuai dengan harapan dan impian kita. Dan oleh karena itu, untuk mampu merangkai sebuah masa depan, dan dalam rangka untuk mewujudkan masa depan yang sesuai dengan harapan kita, sekarang..setelah kita melewati masa-masa indah di SMA dalam balutan keluarga besar SOUL_ID/DCID, kita semua akan melanjutkan pe...

Aurat

*Artikel/Tulisan ini telah dimuat di koran Republika , edisi Sabtu 12 Juni 2010/29 Jumadil Akhir 1431 H. Nomor 152/Tahun Ke-18. Artikel ini dibuat oleh M. Sahrul Murajjab, dalam kolom Hikmah. Tulisan ini pun bisa kita lihat di situs koran Republika . Sesuai dengan fitrahnya, manusia merasa lebih nyaman untuk menyimpan rahasia atau privasinya dari jangkauan orang lain. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman dan teknologi, banyak orang yang berubah "pikiran" menjadi lebih senang membuka rahasia agar diketahui orang lain. Dalam Islam, wilayah privat sangat dilindungi. Dan, setiap Muslim diwajibkan untuk menjaga, menutupi, dan menyimpan jenis-jenis privasi tertentu yang biasa diistilahkan dengan aurat. Selain yang berupa privasi fisik (anggota tubuh), yakni seluruh apa berada di antara lutut dan pusar (bagi laki-laki) dan seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan (bagi perempuan), Aurat juga mencakup privasi-privasi yang bersifat nonfisik. Apa yang dilakukan oleh ses...

Dig

*Tulisan ini saya buat, untuk persahabatan saya dengan sahabat-sahabat saya di SMA Negeri 1 Sumedang, Kelas XII IPA 2 a.k.a. SOUL_ID/DCID khususnya dan umumnya untuk semua persahabatan di seluruh dunia. PEACE and CHEERS! Lagu ini sangat cocok untuk menggambarkan sebuah persahabatan, yang dalam hal ini tentu saja persahabatan kita dalam ikatan IPA 2/SOUL_ID/DCID . Secara garis besar lagu ini mencoba menjelaskan pada kita semua bahwa di dunia memang tidak akan pernah ada manusia yang sempurna. Mau tidak mau kita semua memang mempunyai kelemahan dan terkadang ego kita yang terlalu besar untuk berbesar hati menerima dan mengakui kelemahan itu. Dan disinilah kita sebagai makhluk sosial sangat memerlukan peranan orang lain dalam bentuk sahabat yang bersatu dalam ikatan persahabatan. Sahabat yang baik akan selalu mengingatkan kita dikala kita salah, membantu kita saat kita terjatuh dan menyadarkan kita di kala ego kita meninggi. Sahabat selalu mendukung kita dan mempercayai kita pasti bisa, ...

No Roads Left

Now everything's clear, so crystal clear. the line from my favourite song become real, it says : "Well you're never gonna find it If you're looking for it Won't come your way yeah" The dream is over now, the reality is ready from now on. I'm running out of spirit, i need a distraction. i need a stupid joke with my friends. i wanna laught so hard, don't care with my heart! cause, i wanna feel this pain, with a different taste. and this is a song, a song of my condition rite now.. Standing alone with no direction How did I fall so far behind? Why Am I searching for perfection? Knowing it's something I won't find In my fear and flaws I let myself down again All because [Chorus] I run Till the silence splits me open I run Till it puts me underground Till I have no breath And no roads left but one When did I lose my sense of purpose? Can I regain what's lost inside? Why do I feel like I deserve this? Why does my pain look like my pride? In my fe...

Api-Asap, Sebab-Akibat

Mendekati pertengahan tahun, biasanya para remaja, anak-anak dan orang tua disibukan dengan sebuah masalah, yaitu masalah pendidikan, untuk melanjutkan pendidikan mereka. Satu hal yang selalu menjadi pembicaraan hangat adalah tentang bagaimana lulusan SMA/MA/SMK dan yang sederajat untuk bisa masuk Perguruan Tinggi/PT yang sesuai dengan keinginan mereka atau mungkin keinginan orang tua mereka. Ini selalu menjadi topik utama setiap tahunnya, terutama bagi mereka yang secara pribadi memang sedang atau akan mengalaminya. Seiring perkembangan zaman, meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dalam hal ini meneruskan pendidikan di PT, yang memang merupakan impian setiap orang, bukanlah suatu perkara mudah. Zaman berganti diiringi dengan jumlah populasi yang semakin membludak dan ketika jumlah populasi tinggi maka sebuah persaingan adalah sebuah kenyataan yang tak bisa kita tolak atau hindari. Bisa dipahami memang alasan kenapa orang begitu ngotot untuk bisa masuk PT, terlebih masu...