Langsung ke konten utama

Postingan

Robohnya ego

KAMIS, 4 JUNI 2015 09.03 WIB   Bila boleh saya meminta ingin dilahirkan seperti apa, saya pasti akan memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk menjadikan saya seorang manusia yang mampu menahan emosi sehingga tidak reaktif menanggapi segala permasalahan yang ada.   Tulisan ini adalah sebuah permintaan maaf saya kepada pihak/instansi yang merasa dirugikan serta senior dan jajaran staf pelaksana yang ada di instansi yang saya maksud pada tulisan Ada apa sebenarnya? Tulisan dengan judul Ada apa sebenarnya? telah saya perbaharui/edit sehingga kalimat dan paragraf yang memungkinkan memberikan penafsiran negatif telah saya hilangkan, untuk kebaikan bersama.   Sungguh pada saat kita menyalahi aturan atau berbuat tidak sesuai dengan etika dan norma yang berlaku, maka kita akan mampu melihat orang-orang dengan karakter sebenarnya. Kita akan mampu melihat perasaan senyatanya orang lain terhadap kita.   Apakah mereka akan merangkul, menasihati dan menga...

Ada apa sebenarnya?

SENIN, 1 JUNI 2015 18.23 WIB Well , hari ini menjadi hari yang penuh kontroversi (maaf bila istilah ini terkesan berlebihan) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) lulusan IPDN Angkatan XXI. Karena sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor : 813.3-2214 Tahun 2014 lulusan IPDN Angkatan XXI terhitung mulai tanggal 1 Juni 2014 diangkat sebagai CPNS.  Sehingga seharusnya, pada hari ini, Senin, tanggal 1, bulan Juni, tahun 2015 atau tepat 1 (satu) tahun setelah pengangkatan sebagai CPNS, lulusan IPDN Angkatan XXI diangkat dan ditetapkan menjadi PNS dan menerima 100% gaji pokok. Akan tetapi sampai dengan saat saya menulis tulisan ini, belum ada kabar mengenai Kepmendagri pengangkatan menjadi 100% PNS dan rekening gaji pun hanya terisi 80% gaji pokok atau dengan bahasa lainnya lulusan IPDN Angkatan XXI masih dengan status CPNS. Ada apa? Jujur saya tak bisa berbicara banyak mengenai hal itu karena kabar...

PRAJA PELOPOR REVOLUSI MENTAL

RABU, 13 MEI 2015 09.34 WIB Praja Pelopor Revolusi Mental (PPRM). Bukan sebuah berita baru bagi saya karena sudah dari beberapa hari yang lalu saya mendengar hal tersebut. Tapi ketika itu, tak ada niatan bagi saya untuk sedikit saja menyinggungnya. Dan kini, setelah saya membaca tulisan dari Bapak Dr. Muhadam Labolo , dosen IPDN, saya mulai tertarik untuk membicarakan tentang Praja Pelopor Revolusi Mental.  Ah , tulisan ini hanya sebuah ulasan singkat, tak menyeluruh, tak juga mendalam. Jangan jadikan ini referensi, cukup baca dan pahami apa yang menjadi pemikiran saya. Alumni yang belum lama lulus dari IPDN. Di dalam tulisan paling baru milik Bapak Dr. Muhadam Labolo berjudul "Membumikan Kemandirian Praja" , secara garis besar disebutkan bahwa sebuah pendidikan jangan lagi dipandang sebagai sebuah "program" tapi lebih dari itu pendidikan harus dipahami sebagai sebuah "gerakan". Pada akhirnya outcomes dari dunia pendidikan harus bisa me...

Three Faces

SENIN, 27 APRIL 2015 08.24 WIB Saya tak tau apakah quote yang saya tampilkan diatas adalah memang nyata ada atau hanya dibuat-buat untuk kesenangan semata. Tapi terlepas dari permasalahan itu, sungguh saya setuju dengan substansi yang disebutkan di dalam quote tersebut. Saya tak akan menghakimi dan mengeneralisir semua orang. Saya hanya akan berbicara tentang saya dan apa yang saya rasakan. Bahwa lambat laun kemunafikan mulai saya kenakan dalam mengarungi kehidupan ini. Entah ini baik atau buruk. Tapi saya merasakan bahwa setidak-tidaknya ada tiga wajah yang saya pakai di keseharian yang saya jalani. Tidak 100% menyerupai quote yang saya tampilkan di atas, tapi secara garis besar hampir menyerupainya. Wajah pertama yang saya gunakan adalah wajah yang selalu saya tampilkan kepada dunia, kepada khalayak luas yang dalam hal ini saya artikan sebagai dunia kerja yang saya jalani. Wajah yang sangat ceria, penuh loyalitas. Menerima segala apapun yang terjadi dengan lapa...

Kenaikan Harga BBM

SENIN, 30 MARET 2015 11.24 WIB Apakah anda telah mengetahui bahwa kini harga BBM telah kembali mengalami kenaikan? Atau apakah anda semua telah mengetahui bahwa kini harga BBM di Indonesia mengikuti "harga keekonomian"?  Jadi BBM dewasa ini akan mengalami kenaikan atau penurunan setidak-tidaknya 2 (dua) minggu sekali, tergantung harga BBM di pasar dunia. Hal ini telah saya jelaskan secara singkat di akun Instagram ( @noors58 ) akan tetapi akan coba saya kupas lagi di blog ini. Secara singkatnya kebijakan BBM di era Presiden Jokowi agak berbeda dengan kebijakan BBM di era Presiden SBY. Presiden Jokowi merumuskan kebijakan mengenai BBM ini menjadi 3 (tiga) kategori. Kategori pertama adalah BBM tertentu bersubsidi (solar dan minyak tanah), kategori kedua yakni BBM penugasan (yang didistribusikan ke wilayah jauh) dan BBM Umum (mengikuti harga keekonomian), dan kategori ketiga yaitu BBM non-subsidi (jalur Jawa-Madura-Bali). Adapun BBM jenis Premium y...