Langsung ke konten utama

Postingan

Falsafah Hidup

MINGGU 15 MEI 2016 16.14 WIB Falsafah berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia ( kbbi.we.id ) mempunyai arti sebagai anggapan, gagasan, dan sikap batin yang paling dasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat/pandangan hidup. Beberapa orang menganggap sama antara falsafah dengan filsafat. Dan beberapa yang lainnya memisahkan kedua kata tersebut walaupun dengan perbedaan yang tak terlalu mencolok. KBBI sendiri memberikan 4 (empat) pengertian filsafat yang satu diantaranya dapat diartikan sebagai falsafah. Oleh karena itu saya berpendapat bahwa pada intinya falsafah adalah filsafat. Pengertian filsafat atau falsafah dari segi semantik berasal dari bahasa Yunani, philosophia ( philos : cinta, sophia : pengetahuan/hikmah), yakni cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada kebenaran. Tak heran apabila asal usul kata filsafat/falsafah berasal dari Yunani karena awal mula orang-orang mulai berfilsafat dimulai di Yunani, pada masa Thales. Setelah itu filsuf-filsuf terkenal...

Kejelasan ketidakjelasan (2)

RABU, 11 MEI 2016 07.35 WIB "Cinta laki-laki kepada perempuan dan sebaliknya, walaupun bagaimana susun katanya dan halus bunyinya, maksudnya hanya satu, yaitu nafsu kelamin." Profesor Freud Kamu terlalu berlebihan. Mungkin juga terlalu dibutakan. Tak usah saling menyalahkan. Karena sedari awal kita berdua yang bersama sepakat terus bertahan. Mencoba untuk bisa menyatukan. Segala perbedaan yang sangat jauh memisahkan. Diawal aku penuh semangat tak terelakan. Beragam hadangan aku kalahkan. Tak ku pedulikan cibiran. Orang tuamu pun tak aku dengarkan. Entah sombong atau bodoh yang aku banggakan. Akhirnya aku yang diawal mengobarkan semangat perjuangan. Kini justru menyerah tak bisa lagi meneruskan. Maaf bila aku menjadikan agama sebagai alasan. Tapi ku tak mau terus menggantung hubungan. Tanpa sebuah kejelasan. Aku belum sanggup merencanakan suatu pernikahan. Masih terdapat ragu yang tertahankan. Ragu karena sikap dan jarak yang memisahkan. Ya kamu ka...

Kejelasan Ketidakjelasan

SENIN, 25 APRIL 2016 07.18 WIB Ini bukan yang pertama. Terus menyakiti wanita di saat perasaannya begitu besar kepada saya. Apakah saya sebegitu sombongnya sehingga terus melakukan hal yang sama? Saya tau, apapun alasan yang kemudian saya kemukakan hanya akan dipandang sebagai omong kosong.  Pada akhirnya lelaki dinilai berdasarkan seberapa banyak janji yang mampu dia realisasikan. Jadi tak akan berguna setiap kata yang saya untai sebagai kalimat pembuka permintaan maaf. Saya menjadi seseorang yang sangat berdosa karena telah membuat wanita begitu sangat mencintai, dengan berjuta janji dan usaha yang saya lakukan, tapi di saat akhir saya justru pergi meninggalkannya. Jelas dia akan menyematkan penipu kepada saya! Jelas dia akan meneriaki saya sebagai seorang pembohong. Begitu juga dengan sahabat yang ada di sekitar dia. Saya tak munafik. Saya tak ingin membuat dia terus merasa sakit. Saya tak bisa memberikan kepastian. Dia katakan ingin terus bertahan...

Desa dan Kelurahan

KAMIS, 7 APRIL 2016 12.45 WIB “Hanya beda judul (desa/lurah), 7.000 lurah di republik ini tidak dapat sepeser pun. Tolong sampaikan ke ekonom, kemiskinan terbesar ada di kota,” katanya. http://regional.kompas.com/read/2016/03/18/16460011/Curhat.Ridwan.Kamil.Desa.Dikasih.Rp.1.2.Miliar.Lurah.di.Kota.Rp.0 Masyarakat Indonesia pada umumnya masih memiliki anggapan yang kurang tepat berkenaan dengan Desa dan Kelurahan. Beberapa diantaranya berpendapat bahwa Desa dan Kelurahan adalah dua hal yang sama. Bagi mereka Desa adalah penyebutan satuan pemerintahan terkecil yang ada di kabupaten sedangkan apabila letaknya di perkotaan maka penyebutannya menjadi Kelurahan.  Sebagian yang lainnya memandang bahwa Desa itu lebih tinggi derajatnya daripada Kelurahan karena Kepala Desa dipilih secara langsung oleh masyarakat setempat.  Bila boleh jujur, masih banyak pemikiran keliru lainnya yang ada di dalam benak masyarakat Indonesia. Tapi bagi saya, dua hal tadi adalah pendap...

Bukan siapa-siapa.

RABU, 09 MARET 2016 21.33 WIB "Hai Abu Dzar! Saya liat engkau ini adalah seorang yang lemah. Saya cintai untuk engkau, apa yang saya cintai untuk diriku sendiri. Maka janganlah engkau memegang jabatan, walaupun untuk orang berdua, dan janganlah engkau mengurus harta anak yatim." Maksud hadits di atas adalah berkenaan dengan pendapat Nabi SAW. tentang salah satu sahabat yang bernama Abu Dzar. Terkisah Abu Dzar adalah seorang sahabat Nabi yang saleh, luas pandangan dan mempunyai nilai-nilai hidup yang tinggi. Akan teteapi Nabi berpendapat bahwa Abu Dzar tidak layak memegang jabatan negara. Menurut pendapat Nabi, Abu Dzar hanya layak menjadi ahli kritik kesalahan yang ada dalam negara. Hadits tersebut memberikan banyak pelajaran untuk saya. Terutama dalam perkara menulis di media internet, blogger. Ada beberapa "permasalahan" yang saya timbulkan karena isi dari tulisan yang saya curahkan di blog ini. Mungkin apa yang saya tuliskan itu benar. Mung...