Langsung ke konten utama

Postingan

Menuju Pernikahan (2)

Selasa, 3 Syawal 1438 H // 27 Juni 2017 08.56 WIB Alhamdulillah alladzi bini’matihi tatimmushalihaat , pernikahan yang dulu baru sebatas wacana, kini telah berada di depan mata dan akan segara menjadi nyata! Allahuakbar!   Demi Allah, ini bukan perkara kecil. Tapi sebisa mungkin saya tak menunjukan wajah takut atau segala bentuk raut muka perasaan negatif. Saya memilih banyak diam. Fokus untuk meluruskan niat dan belajar serta memahami beberapa sunnah nabi shallallallahu alaihi wa sallam selepas pernikahan. Banyak orang, terutama mayoritas keluarga saya, bertanya tentang bagaimana proses yang saya lakukan. 2 (dua) hal yang menjadi inti pertanyaan mereka adalah sudah berapa lama saya mengenal dia dan kenapa harus terburu-buru dalam menentukan tanggal pernikahan.  Kedua hal itu saling berkaitan satu sama lainnya karena mereka heran dengan keputusan yang saya ambil. Mereka beranggapan bahwa saya terlampau cepat (tergesa-gesa) dalam mengambil keputusan. Mereka bera...

Menuju pernikahan.

Sabtu, 8 Ramadhan 1438 H / 3 Juni 2017 13.30 WIB Disadari atau tidak, kita telah menjadi manusia dengan paham sekuler. Sekulerisme dalam artian memisahkan antara urusan agama dan urusan dunia. Karena faktanya kita bisa konsisten untuk menjalankan setiap perintah agama, yakni perintah ritual ibadah. Tapi gagal mentransformasinya ke dalam kehidupan nyata. Seolah-olah, Islam hanya agama ritual. Jadi di luar shalat, zakat, puasa, dan haji, maka itu bukan ibadah. Dan Islam tidak mengaturnya. Konsekuensi dari pemikiran sempit semacam itu adalah di luar ritual ibadah, yakni dalam kehidupan sehari-hari, semisal bergaul dengan sesama, bekerja, berdiskusi, bermasyarakat, berpakaian, dan sebagainya, kita gunakan "gaya" di luar Islam. Kita terapkan "-isme" selain Islam. Kita punya "standar" dan "idola" yang jauh dari Islam. Nau dzubillah. *** Ada seseorang yang berkata kepada Salman radhiyallahu ‘anhu: “Apakah Nabi kalian  shallallahu ‘alaihi wa sallam ...

Salafus sholeh dan Ru'yah.

KAMIS, 28 SYABAN 1438 H / 25 MEI 2017 13.45 WIB "Semua bisa berubah sejalan dengan kejadian yang kita alami, entah musibah ataupun anugerah. Persepsi kita, cara pandang kita, opini kita, pengalaman kita, semuanya bisa berubah. Tapi, satu hal yang jangan berubah adalah : Aqidah kita, kepercayaan kita terhadap Allah, terhadap semua kekuasaan-Nya dan pilihan-Nya." Alhamdulillah , dengan segala rahmat-Nya, Allah ta'ala izinkan saya untuk bisa terus mengembangkan diri. Dan salah bentuk pengembangan diri yang saat ini saya alami adalah saya bisa sampai pada pemahaman tentang bagaimana sebenarnya konsep seorang Muslim yang ideal. Demi Allah , saya masih perlu banyak belajar, baik dari tataran teori maupun implementasi. Adapun kalimat tersebut saya maksudkan hanya dalam konteks bahwa di tengah-tengah banyaknya pemahaman Islam di Indonesia saat ini, dengan berbagai macam pendekatan yang mereka gunakan. Saya bisa untuk memahami Islam dengan cara, yang insyaallah ta'...

Orang Tua, kunci surga.

SENIN, 4 SYABAN 1438 H / 1 MEI 2017 12.55 WIB Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda, “celaka, sekali lagi celaka, dan sekali lagi celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya berusia lanjut, salah satunya atau keduanya, tetapi (dengan itu) dia tidak masuk syurga”. ( Hadits Riwayat Muslim 2551, Ahmad 2:254, 346 ) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Aamiin, aamiin, aamiin”. Para sahabat bertanya, “Kenapa engkau berkata ‘Aamiin, aamiin, aamiin, Ya Rasulullah?' ” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : ‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah aamiin!’ maka kukatakan, ‘Aamiin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak...

Sekilas tentang PP 11/2017

Rabu, 22 Rajab 1438 H / 19 April 2017 19.00 WIB Pasal 134 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) menyebutkan bahwa Peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang ini (UU ASN) harus ditetapkan paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak Undang-Undang ini diundangkan. Berdasarkan ketentuan diatas, peraturan pemerintah sebagai bentuk dari peraturan pelaksana berkenaan dengan UU ASN harus ada selambat-lambatnya tanggal 15 bulan Januari tahun 2016. Karena UU ASN disahkan serta diundangkan pada tanggal 15 Januari 2014. Akan tetapi kenyataan yang ada adalah peraturan pelaksana itu baru muncul ke permukaan di tahun 2017, tepatnya pada tanggal 7 bulan April tahun 2017. Kurang lebih 1 (satu) tahun 3 (tiga) bulan lebih lama dari waktu yang telah ditetapkan. Ya, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PP 11/2017) telah resmi disahkan pada tanggal 30 Maret 2017 dan kemudian diundangkan pada tanggal 7 April 2017. Dengan...