Minggu, 01 November 2009

Renungan Semu


Setiap seminggu sekali,
kami mendapat sebuah pelajaran yang sangat berarti.
Pada hari Kamis tepatnya,
dimulai setelah istirahat selesai dan berakhir tepat pada jam 12 siang.

Selama kurang lebih 90 menit,
aku dan 40 temanku yang lain
dengan setia mendengarkan semua nasihat indah penuh petuah.
Walaupun ada diantara kami yang terkantuk dibuatnya.

Dan bagi kami yang memperhatikan itu semua,
kami akan berlomba menampilkan wajah serius seolah mengerti.
Mengangguk dengan pasti, mengiyakan semua yang dikatakannya.
kami seolah malaikat suci, dengan wajah penuh arti.
berintrospeksi diri, karena sungguh setiap kalimat yang kami dengar,
seberapun acuhnya kami terlihat,
dan seberapa kuatnya kami mencoba untuk tidak mendengar,
kata-kata itu akan tetap masuk, menusuk nurani kami semua.

Terlihat sebuah tekad
terlihat sebuah semangat

Tapi, sayang seribu sayang,
semua hilang melayang.
seiring beliau pergi melangkahkan kaki
meninggalkan kami di sini
yang belum sepenuhnya siap 'tuk berserah total pada Illahi...

3 komentar:

  1. kan kata saya juga, "kami", ya...termasuk saya ath, tapi dikit! hahaha......

    BalasHapus